Minggu, 17 November 2013

Mari Belajar Bahasa Jerman: Personalpronomen


Personalpronomen dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan istilah kata ganti orang. Kita menggunakan kata ganti orang untuk berbicara tentang seseorang atau sesuatu. Dalam bahasa Jerman dikenal empat kasus (Nominativ, Akkusativ, Dativ dan Genetiv). Setiap kasus mempunyai Personalpronomen masing-masing. Uraian berikut ini hanya sedikit menjelaskan tentang Personalpronomen dalam kasus Nominativ. 


Dalam kasus Nominativ, Personalpronomen atau kata ganti orang digunakan untuk berbicara tentang seseorang / sesuatu yang melakukan sesuatu. Dalam kasus ini Personalronomen berkedudukan sebagai Subjek dari kalimat. 


Berikut ini Personalpronomen (kata ganti orang) dalam kasus Nominativ.


Ich
Saya
Orang 1 tunggal
Du
Kamu
Orang 2 tunggal  (Informal)
Er
Dia Laki-laki
Orang 3 tunggal
Sie
Dia Perempuan
Es
Netral
Wir
Kita
Orang 1 jamak
Ihr
Kalian
Orang 2 jamak
sie
Mereka
Orang 3 jamak
Sie
Anda
Orang 2 tunggal (Formal)



Kalau di ilustrasikan bisa jadi seperti gambar di bawah ini:



Uraian:

1.
Ich :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara tentang dirimu


Contoh:


Ich komme aus Wolowaru


Saya berasal dari Wolowaru



2.
Du :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara pada seseorang yang sudah kamu kenal, atau yang lebih muda dari kamu.


Contoh:


Du siehst sehr schön aus


Kamu terlihat sangat cantik



3.
Er :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara tentang seorang laki-laki atau benda yang berartikel maskulin


Contoh:


Er wohnt in Ende


Dia (laki-laki) tinggal di Ende



4.
Sie :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara tentang seorang wanita atau benda yang berartikel feminim


Contoh:


Sie ist Lehrerin


Dia (perempuan) adalah seorang guru



5.
Es :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara tentang benda yang berartikel netral


Contoh:


Das ist ein Radio. Es ist teuer


Ini sebuah Radio. Dia (Radio) mahal



6.
Wir :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara tentang beberapa orang termasuk kamu sendiri


Contoh:


Wir lernen Deutsch


Kita belajar bahasa Jerman



7.
Ihr :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara kepada beberapa orang


Contoh:


Morgen fliegt ihr nach Jakarta


Esok kalian terbang ke Jakarta



8.
sie :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara tentang beberapa orang


Contoh:


Sie hören Musik


Mereka mendengarkan musik



9.
Sie :
Kamu gunakan ketika kamu berbicara kepada orang yang belum kamu kenal atau orang yang lebih tua dari kamu


Contoh:


Was machen Sie hier?


Apa yang Anda lakukan di sini?



10.
Dalam bahasa Jerman Er dan Sie juga kita gunakan untuk benda mati


Contoh:


Das ist ein Stuhl. Er ist bequem


Ini adalh sebuah Kursi. Dia nyaman


Das ist eine Tasche. Sie ist schwarz


Ini adalah sebuah Tas. Dia berwarna hitam


Referensi: www.deutschseite.de

Kamis, 14 November 2013

Manfaat Berkuda




KEGIATAN berkuda punya segudang manfaat bagi pelakunya. Selain hubungan emosi dengan hewan simbol keperkasaan ini, hal positif lain juga didapat.

Agar dapat bergerak sesuai keinginan penunggangnya, menunggang kuda memerlukan teknik khusus. Tak sekadar menarik kekang dan menghentakkan kaki ke tubuh kuda. Perlu juga proporsi yang tepat dalam memberikan stimulus kepada kuda, mengerti kondisi fisik dan psikis kuda.
Tak kalah penting, pahami pula cara-cara merawat kuda, dari makanan sampai kebersihan kuda. Semua itu perlu dipelajari agar performa kuda maksimal saat ditunggangi. Dengan begitu, aktivitas berkuda pun jadi lebih bermanfaat.

Berikut manfaat yang dapat dipetik dari aktivitas berkuda:


1. Mengajarkan keberanian
Tingkat keberanian orang tentu berbeda dalam menghadapi kuda. Ada yang takut, biasa saja, ada yang sangat berani, dan ada juga yang antusias melihat tapi takut menungganginya. Kebiasaan yang terus dilatih dalam menghadapi kuda, memberikan dampak positif, yaitu tumbuhnya keberanian.


2. Mengajarkan kerja tim (team work)
Dalam berkuda, ada dua pihak yang saling bekerja sama untuk sama-sama bergerak menuju suatu tempat. Masing-masing pihak punya peran, saling mengisi, ada kompensasi yang mesti diberikan masing-masing pihak. Kerja tim, menyelaraskan gerak dengan pihak lain untuk mencapai tujuan, terbinanya pengertian, dan saling mengisi.

Dalam team work ada aturan yang harus ditaati. Keluar aturan, bisa merugikan diri sendiri dan pihak lain. Dalam berkuda ada aturan cara menunggangi yang jika tidak ditaati bisa mengakibatkan si penunggang jatuh.


3. Mengajarkan kepemimpinan (leadership)
Dalam berkuda, sang penunggang adalah pemimpin yang pegang kendali. Arah pergerakan dan kecepatan gerak kuda ada di bawah kendali penunggang. Meski begitu, tetap saja penunggang tak bisa semena-mena. Salah bertindak bisa berakibat fatal.

Dengan berkuda, kita juga dapat mengajarkan anak untuk jadi pemimpin yang tepat dalam bertindak, cerdas, dan tanggap menghadapi situasi dan kondisi. Pemimpin yang bijak, bukan yang sok bijak. Pemimpin yang pintar dan berani, bukan yang sok pintar dan sok berani.

4. Mengajarkan kesabaran
Adakalanya penunggang tidak nyaman dengan gerakan kuda atau kuda sulit dikendalikan. Dalam kondisi ini, sang penunggang tidak bisa memaksakan kehendaknya. Perlu kesabaran untuk tetap berjalan bersama kuda dalam mencapai tempat tujuan.

Sadar atau tidak, sesungguhnya kuda dapat merasakan emosi sang penunggangnya. Jika sang penunggang tetap tenang dan sabar, si kuda akan cepat tenang. Pun sebaliknya.


5. Mengajarkan keterampilan untuk bergerak lebih efektif menuju tujuan
Dalam berkuda, penunggang bekerja sama dengan kuda untuk mencapai tempat tujuan dalam waktu relatif lebih cepat. Untuk mencapai tujuan secara lebih efektif, diperlukan keterampilan dan sikap mental positif.

 Lihat betapa tinnginya dia

 Ia besar bukan?

Bersama Pelatihku




Sumber:  http://sportiplus.com

Rabu, 13 November 2013

Lumpuhkan Ingatanku



Lumpuhkan Ingatanku 

Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Bertanya, cobalah bertanya pada semua
Di sini ku coba untuk bertahan
Ungkapkan semua yang ku rasakan

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Jangan sembunyi
Ku mohon padamu jangan sembunyi
Sembunyi dari apa yang terjadi
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Hapuskan memoriku tentang dia
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku
Kau tinggalkan aku

Kamis, 07 November 2013

Meriam Bambu


 
 Doni, Johan dan Jhosua sedang bermain meriam bambu

Meriam bambu adalah benda sejenis meriam yang terbuat dari bambu. Di Wolowaru tempat saya menetap, tradisi memainkan meriam bambu dilakukan pada saat kematian. Biasanya pada saat kematian Mosalaki (kepala persekutuan adat sekaligus tuan tanah). Tetapi kini permainan meriam bambu sudah menjadi salah satu permainan tradisional dan tidak lagi hanya dimainkan pada saat kematian saja. Kini permainan meriam bambu biasanya berlangsung sekali setahun menjelang natal dan menjelang tahun baru.   

Meriam bambu umumnya dimainkan oleh anak-anak dan remaja. Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk memainkan permainan ini pun murah dan mudah didapat.  Hanya dengan bermodalkan sebatang bambu, minyak tanah dan lampu dian, anak-anak ataupun remaja sudah bisa menghibur diri dengan permainan ini. 


Meriam bambu menjadi salah satu pilihan permainan yang menyenangkan bagi mereka. Mereka saling berlomba menghasilkan dentuman terbesar. Bunyi ledakan yang keras silih berganti atau bersamaan menjadi kepuasan tersendiri bagi mereka.