Jumat, 01 November 2013

Wolowaru Tanah Air Beta

Wolowaru merupakan sebuah kecamatan yang terletak di kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Kecamatan ini memiliki 15 Desa/Kelurahan dengan jumlah penduduk seluruhnya sekitar 17 rubu jiwa. Letaknya yang strategis, tepat di ruas jalan lintas Flores, antara dua Kabupaten besar (Ende dan Maumere) membuat Wolowaru menjadi sebuah kecamatan yang selalu ramai. Banyak kendaraan, baik bus, travel, maupun kendaraan pribadi lainya menjadikan Wolowaru sebagai tempat perhentian untuk sekedar melepas lelah atau menghilangkan rasa lapar dan dahaga para penumpang sebelum melanjutkan perjalanannya kembali.  

Bagi masyarakat kabupaten Ende, Wolowaru bukanlah sebuah nama yang asing lagi. Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, Wolowaru merupakan sebuah pusat kerajaan yang dipimpin oleh Raja Pius Rasi Wangge. Bila anda bekunjung ke Wolowaru, anda masih bisa melihat bekas istana Raja tersebut.

Wolowaru juga dikenal sebagai pusat perdagangan bagi desa-desa di sekitarnya. Selain sebagai pusat perdagangan, Wolowaru juga merupakan pusat pendidikan. Banyaknya sekolah dengan status Terakreditasi B, menjadikan Wolowaru sebagai tempat berburu ilmu bagi para pelajar dari desa-desa sekitar.

Wolowaru juga merupakan sebuah destinasi wisata bagi para wisatawan. Ada wisata sejarah, wisata rohani, wisata budaya, hingga wisata bahari.
  • Wisata sejarah
      Untuk wisata sejarah anda dapat mengunjungi bekas istana Raja Pius Rasi Wangge. Walaupun sudah temakan usia dan sedikit tidak terawat bangunan ini masih tetap berdiri kokoh sebagai bukti sejarah pemerintahan Raja Pius Rasi Wangge. Selain itu anda juga dapat mengunjungi Santasima. Letaknya tepat di puncak bukit, di belakang gereja Wolowaru. Santasima adalah sebuah bangunan yang didedikasikan kepada Tri Tunggal Maha Kudus. Di depan bangunan tersebut terdapat dua buah makam yang diyakini sebagai makam Yohana Boko Rada (Isteri Raja Pius Rasi Wangge) dan makam tulang belulang Raja Pius Rasi Wangge sendiri.  
  •  Wisata rohani
     Bagi anda pencinta wisata rohani, anda dapat mengunjungi Gua Maria Nualise. Letaknya di desa Nualise tepat di ruas jalan lintas Ende-Maumere. Gua ini di bangun pada tahun 1997. Pepohonan yang rindang di sekitar gua, suasan sejuk dan tenang, kicauan burung, serta suara percikan air terjun kecil yang mengalir jatuh tepat di samping gua membuat gua ini menjadi tampat yang pas untuk berdoa atau bermeditasi. 

Gua Maria Nualise


Anda juga dapat mengunjungi Gereja Paroki Hati Amat Kudus Wolowaru. Letaknya juga tepat di ruas jalan lintas Flores. Bangunan bergaya Gothic ini akan merayakan ulang tahunnya yang ke 75 tahun di tahun 2014 nanti. Seluruh lantai gereja telah diganti dengan keramik tetapi keaslian banguannya tetap dijaga dan dipertahankan. Kayu-kayu di langit-langit gereja ini akan menjadi suatu pemandang unik tersendiri bagi para pencinta arsitektur.     
        Gereja Hati Amat Kudus Yesus Wolowaru
  •  Wisata budaya
      Wolowaru dan juga desa-desa di sekitarnya merupakan surga bagi para pencinta wisata budaya. Hampir disetiap kampung masih terdapat rumah-rumah adat yang dapat dikunjungi. Ritual-ritual adat yang diadakan setiap tahun tentu saja juga menarik untuk disaksikan. Di kampung Wolooja dan Waturajo anda dapat menyaksikan dari dekat proses pembuatan tenun ikat. Anda juga dapat membeli tenun ikat tersebut langsung dari tempat pembuatannya tentu saja dengan harga yang lebih murah dari pada di pasar atau toko souvenir. 
  •  Wisata bahari
         Bagi anda pencinta bahari anda dapat mengunjungi pantai Mbuli. Pantai ini terletak di desa Mbuliwaralau. Berbeda dari pantai-pantai pada umumnya yang dipenuhi hamparan pasir, pantai ini justru dipenuhi oleh hamparan batu. Tentu saja ini akan menjadi pemandangan unik bagi anda para pencinta bahari. Duduk bersantai di atas bebatuan, dihembusi angin laut pantai Mbuli, ditemani oleh suara deburan ombak dan menikmati terbenamnya mentari akan menjadi pengalaman indah yang tak akan anda lupakan. Anda juga dapat membeli ikan segar dari para nelayan yang pulang melaut. 
Pantai Mbuli
Bila anda bekunjung ke Wolowaru, anda tak perlu merasa khawatir akan tempat untuk menginap karena tersedia losmen kecil dengan harga yang cukup terjangkau. Anda pun tidak akan kelaparan karena banyak warung makanan yang menjajakan aneka sajian kuliner yang akan memanjakan lidah anda.

Wolowaru, kota kecil yang nyaman dan harmonis dimana suara adzan dan lonceng gereja terdengar saling bersahutan setiap hari. Penduduknya yang ramah menambah pesona kota kecil ini.

Ayo ke Wolowaru....

Referensi: Warta Flobamora

2 komentar:

amfy wangge mengatakan...

dapat menambah wawasan

Yosephbendi mengatakan...

Terima kasih. Semoga bisa berkunjung ke Wolowaru... ��